SECRET

Minggu, 18 Mei 2014

BAITUL MAAL WA TAMWIL

Perkenalan BMT
Baitul Maal wa Tamwil atau biasa di kenal dengan sebutan BMT. BMT adalah sebuah lembaga keuangan non bank dalam bentuk keuangan mikro. BMT sudah ada sejak zaman Rasullaloh SAW. Kemudian yang diteruskan oleh para khalifah-khalifah, dinasti-dinasti sampai pada akhirnya BMT ini ada di Indonesia dan dapat di praktikkan.
BMT di Indonesia tidak banyak yang tahu di daerah mana BMT ini berada, ada yang menyebutkan BMT ini dari kumpulan mahasiswa-mahasiswa IPB, ada yang menyebutkan di daerah Jawa Timur, dan ada artikel yang menyebutkan asal-muasal BMT di Indonesia ini dari daerah Banten. Di Indonesia tidak dapat dipastikan dengan pasti BMT muncul pertama kali dimana, tetapi yang jelas saat ini BMT semakin berkembang di Indonesia.
BMT sendiri tidak memiliki badan hukum yang melindunginya, BMT berlindung di bawah undang-undang yang mengatur pengkoprasian yaitu undang-undang no 25 tahun 1992. BMT di Indonesia saat ini masih dibebaskan oleh pemerintah. BMT dapat menyentuh sector pendidikan, sector mikro, sector maal, tergantung dari pendiri BMT mau lebih focus ke sector apa. BMT juga banyak yang bertmpat atau memiliki sekreteriat di mesjid-mesjid, BMT yang bertempat biasanya lebih kepada sector maal saja seperti zakat.
BMT bukan sebagai pesaing bank, tetapi justru BMT ini sebagai pelengkap BANK kenapa? Inilah perbedaan BMT dan BANK :
1.      Di BMT nasabah dapat meminjam pada pukul berapapun Karena jam operasional di BMT itu tidak terbatas waktunya, sedangkan BANK terbatas waktunya.
2.      Nasabah dapat mengajukan pembiayaan walau jumlah yang diajukan berjumlah kecil, sedangkan BANK tidak bisa.
3.      BMT tidak hanya bergerak di bidang harta saja tetapi juga di bidang bisnis, dll.   

efrensi buku : Manajemen Baitul Maal Wa Tamwil
Ridwan Muhammad.2005, Manajemen Baitul Maal Wa Tamwil,        UII Press Yogyakarta      








               
 




                                                                                                                                 
Nusa Tenggara Barat Bebenah Diri Menjadi Tujuan Wisata Syariah

MATARAM — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus berupaya membenahi destinasi wisata syariah guna mendukung kebijakan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemparekraf) yang sedang mempromosikan sembilan destinasi syariah di Indonesia.
“Kami benahi destinasi syariah, dan potensi itu cukup besar di Pulau Lombok yang dikenal dengan sebutan Pulau Seribu Masjid,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi NTB Muhammad Nasir, di Mataram, Senin.
Ia mengatakan, pejabat di Kemparekraf sudah menginformasikan bahwa sembilan destinasi syariah di Indonesia makin gencar ditawarkan kepada wisatawan muslim dari berbagai penjuru dunia.
Sembilan destinasi syariah itu berada Lombok, Provinsi NTB, di Sumatera Barat, Riau, Lampung, Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur dan Makassar.
Penetapan destinasi wisata syariah tersebut dilakukan berdasarkan kesiapan sumber daya manusia, kultur masyarakat setempat, produk-produk wisata daerah, dan akomodasi wisata.
Pengembangan destinasi wisata syariah itu merupakan bagian dari persiapan menjelang peluncuran produk wisata syariah pada 2014. Pariwisata syariah bukan hanya meliputi keberadaan tempat wisata ziarah dan religi, tetapi juga mencakup ketersediaan fasilitas pendukung seperti restoran dan hotel yang menyediakan makanan halal dan tempat salat.
Pada 2010, Indonesia menerima kunjungan tujuh juta wisatawan, dan 17 persen di antaranya merupakan wisatawan muslim.Dengan promosi lebih aktif tentang wisata syariah, diharapkan kunjungan turis muslim bisa naik menjadi 20 persen sampai 25 persen pada 2014 hingga 2015.
“Tentu sambil menunggu petunjuk pelaksanaannya, kami benahi berbagai hal yang berkaitan dengan destinasi wisata syariah,” ujar Nasir.
Ia optimistis pengembangan destinasi wisata syariah di Pulau Lombok akan mengalami kemajuan berarti, mengingat pembangunan “Islamic Center” dan hotel syariah tengah berlangsung, dan akan rampung pada 2015.
“Pemerintah daerah juga mendorong pengelola hotel dan restoran di daerah itu untuk mengurus sertifikasi halal yang difasilitasi Majelis Ulama Indonesia,” ujarnya.

Sumber : Republika
                   www.shariaeconomicforum.wordpress.com

METODE PENGEMBANGAN PARAGRAF dari Artikel di atas
·        Analogi                 =       -------
·        Contoh                 =       -------
·        Definisi                 =       -------
·        Proses                  =       Pemerintah provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus berupaya membenahi destinasi wisata syariah, Pada 2010, Indonesia menerima kunjungan tujuh juta wisatawan, dan 17 persen di antaranya merupakan wisatawan muslim.
·        Sudut Pandang     =       -------
·        Kausal                  =       -------
·        Umum/khusus      =       -------
·        Klasifikasi            =       -------
·        Perbandingan & pertentangan =       -pertentangan : Pariwisata syariah bukan hanya meliputi keberadaan tempat wisata ziarah dan religi, tetapi juga mencakup ketersediaan fasilitas pendukung seperti restoran dan hotel yang menyediakan makanan halal dan tempat salat. –Perbandingan  : Dengan promosi lebih aktif tentang wisata syariah, diharapkan kunjungan turis muslim bisa naik menjadi 20 persen sampai 25 persen pada 2014 hingga 2015.
·        Klimaks                =       -------

·        Anti klimaks        =       -------

Selasa, 13 Mei 2014

SOAL PSIKOTES

ANALOGI
1.   HURUF : KATA
a.   Kalimat : Buku
b.  Abjad : Cetakan
c.   Kata : Kalimat
d.  Murid : Sekolah
e.   Cetak : Komputer
Alasan jawaban C karena kata merupakan bagian dari kalimat
2.   BELAJAR : PINTAR
a.   Kaos : Kaki
b.  Pergi : Jauh
c.   Mandi : Keringat
d.  Senang : Tersenyum
e.   Buka : Tutup
Alasan jawaban D karena hasil dari belajar adalah akan atau menjadi pintar, maka skibat dari senang yaitu tersenyum
3.   MAKAN : LAPAR
a.   Cantik : Jelita
b.  Kaya : Raya
c.   Utang : Harta
d.  Minum : Haus
e.   Miskin : Ilmu
Alasan jawaban D karena minum itu disebabkan oleh haus
4.   PUSING : KEPALA
a.   Kelopak : Mata
b.  Cincin : Emas
c.   Cidera : Kaki
d.  Mata : Merah
e.   Kaki: Tangan
Alasan jawaban C Karena orang yang mengalami cidera biasanya pada kaki nya
5.   MALAYSIA : KUALA LUMPUR
a.   Jakarta : Metropolitan
b.  Inggris : Perancis
c.   Iran : Teheran
d.  Australia : Sydney
e.   India : Pakistan
Alasan jawaban D karena ibukota Australia adalah Sydney

SINONIM
1     PSIKOTES = ….
a.   Tes IQ
b.  Tes Kejiwaan
c.   Tes Bakat
d.  Tes Kemampuan
e.   Tes Intelegensi
Alasan jawaban B Karena tes kejiwaan merupakan persamaan dari kata psikotes
2     FOBIA = ….
a.   Perasaan
b.  Rasa Takut
c.   Mimpi Buruk
d.  Tidak Bisa Tidur
e.   Kekuatan
Alasan jawaban B karena Rasa Takut merupakan persamaan dari kata FOBIA
3     KOMITMEN = ….
a.   Perjanjian
b.  Persamaan
c.   Kesepakatan
d.  Ketaatan
e.   Konsekuen
Alasan jawaban C karena kesepakatan merupakan persamaan dari kata KOMITMEN
4     RAGAM = ….
a.   Pilihan
b.  Bentuk
c.   Macam
d.  Jenis
e.   Pola
Alasan jawaban C karena Macam merupakan persamaan dari kata RAGAM
5     PRIVASI = …
a.   Tertutup
b.  Menyendiri
c.   Rahasia
d.  Pribadi
e.   Bertahan
Alasan jawaban D karena Pribadi  merupakan persamaan dari kata PRIVASI

ANTONIM
1.   SPESIAL ><…
a.   Khusus
b.  Umum
c.   Jelek
d.  Wajar
e.   Biasa
Alasan jawaban E karena Biasa merupakan lawan dari kata SPESIAL
2.   SPESIFIK >< …
a.   Berbeda
b.  Seragam
c.   Khusus
d.  Umum
e.   Khas
Alasan jawaban D karena Umum merupakan lawan kata dari SPESIFIK
3.   ABADI >< …       
a.   Sementara
b.  Fana
c.   Sesaat
d.  Labil
e.   Rapuh
Alasan jawaban A karena Sementara merupakan lawan kata dari ABADI
4.   GOSIP >< ..
a.   Fiktif
b.  Fakta
c.   Cerita
d.  Obrolan
e.   Pesaing
Alasan jawaban B karena Fakta merupakan lawan kata dari GOSIP
5.   RIVAL >< ..
a.   Teman
b.  Lawan
c.   Musuh
d.  Saudara
e.   Pesaing
Alasan jawaban A karena Teman merupakan lawan kata dari RIVAL
LOGIKA
1.   Semua pegawai negeri menerima gaji
Sebagian pegawai negeri menerima uang lembur
a.   Semua pegawai negeri menerima gaji dan uang lembur
b.  Semua pegawai negeri menerima uang lembur
c.   Sebagian pegawai negeri menerima gaji dan uang lembur
d.  Hanya pegawai negeri yang menerima gaji
e.   Hanya pegawai negeri yang menerima gaji dan uang lembur
Alasan jawaban A karena pilihan yang relevan
2.   Tidak semua orang pintar rajin belajar
Lidia rajin belajar
a.   Lidia pasti pintar
b.  Lidia belum tentu pintar
c.   Yang pintar bukan lidia
d.  Semua orang pintar rajin belajar
e.  Yang rajin belajar pasti pintar
Alasan jawaban E karena pilihan yang relevan
3.   Cinta membuat orang bahagia
Banyak uang sering membuat orang bahagia
a.   Orang dapat bahagia karena cinta ataupun uang
b.  Uang tidak menjamin bahagia
c.   Kadang-kadang cinta dan uang membuat bahagia
d.  Uang dan cinta tidak menjamin kebahagiaan
e.   Cinta tanpa uang bisa hampa
Alasan jawaban D karena pilihan yang relevan
4.   Semua seniman hidupnya idealis
Sebagian seniman hidupnya pas-pasan
a.   Semua seniman penghasilannya kecil
b.  Yang bukan idealis bukan seniman
c.   Tidak semua seniman penghasilannya pas-pasan
d.  Sebagian seniman yang idealis penghasilannya pas-pasan
e.   Semua seniman pasti idealis dan hasilnya pas-pasan
Alasan jawaban C karena Sebagian seniman yang idealis penghasilannya pas-pasan
5.   Setiap orang tua menyayangi anaknya
Sebagian orang tua menyayangi cucunya
a.   Setiap orang tua pasti sayang anak dan cucunya
b.  Tidak setiap orang tua saying cucunya
c.   Sebagian orang tua yang menyayangi anaknya juga menyayangi cucunya
d.  Sebagian orang tua menyayangi anak tetapi tidak menyayangi cucu
e.   Setiap cucu dan anak pasti disayang orang tuanya
Alasan jawaban A karena Sebagian seniman yang idealis penghasilannya pas-pasan



Daftar Pustaka
Soenanto, Hardi, 2012, MODUL PSIKOTES TERLENGKAP, cetakan keempat, PT. BUKU SERU, Jakarta   


Tidak Pernah Berubah


Menurut saya, pemilihan pemasaran produk perusahaan melalui iklan di telivisi masih menjadi pilihan no 1. Kenapa? Karena pilihan mempromosikan produk perusahaan melalui iklan di tv sangat efektif dan efisien. Dalam satu waktu iklan muncul seluruh Indonesia bisa langsung mengetahuinya. Contohnya produk yang dari dulu masih ada sampai saat ini yaitu produk Mie Instant Indomie, dari dulu perusahaan ini melakukkan promosi produknya melalui iklan di televisi.
          Gaya bahasa didalam iklan sperti contoh produk yang saya ambil saat ini tidak berubah, setiap produk tentu saja memiliki slogan tersendiri untuk produk-produknya sehingga bisa mudah diingat oleh masyarakt dan tidak mudah untuk dilupakan. Indomie salah satunya yang melakukkan hal seperti itu. Slogannya yaitu “INDOMIE SELERAKU”. saya masih ingat sekali saat saya kecil dulu saya dan teman-teman ketika bermain ada saja yang menyebutkan “indomie seleraku”. Entahlah apa kaitannya pada saat itu, tapi satu hal yang pasti slogan itu sudah menempel di masyarakat.
        Berbagai inovasi dilakukkan oleh perusahaan indomie mulai dari mencoba memperbanyak macam rasa, ukuran mie yang berbeda-beda, bungkus yang berbeda, tentunya harga yang ditawarkan produsen untuk konsumenpun berbeda. Hal ini yang membuat masyarakat penasaran dengan produk-produk dari indomie.


            Promosi yang dilakukkan indomie melalui iklan di televise tidak banyak berubah, mudah di tebak. Sehingga itulah yang membuat masyarakat tetap percaya pada produk indomie. 

Minggu, 23 Maret 2014

EFEKTIFITAS dan EFISIENSI PROMOSI ONLINE

Di zaman modern seperti sekarang ini yang segala sesuatunya serba canggih tidak jarang orang-orang memanfaatkan fasilitas yang tersedia, perubahan dari waktu-kewaktu terlihat jelas sekali dari sisi teknologi. Begitupun perusahaan-perusahaan besar yang memanfaatkan teknologi sebagai media promosi produknya. Tetapi tidak hanya perusahaan besar saja yang memanfaatkan teknologi yang tersedia perusahaan-perusahaan kecil atau menengahpun memanfaatkannya. Berbagai macam cara promosi dapat dilakukkan untuk suatu produk yang akan diperdagangkan yaitu melalui media iklan televisi, radio, koran, media social, dan mouth to mouth.

Media social adalah sebuah media online, dengan para penggunanya bisa dengan mudah berpartisipasi, berbagi, dan menciptakan isi meliputi blog, jejaring social, wiki, forum dan dunia virtual. Di zaman yang semakin berkembang ini banyak sekali ditemukan di berbagai media social iklan produk-produk, mulai dari makanan, pakaian, sepatu, elektronik, dan sebagainya. Yang bertujuan untuk menyebarkan informasi produk kepada target pasar potensial, mendapatkan kenaikkan penjualan dan profit/laba, mendapatkan pelanggan baru dan menjaga kesetiaan pelanggan, menjaga kestabilan penjualan ketika terjadi lesu pasar, membedakan serta mengunggulkan produk dibandingkan pesaing, membentuk citra produk di mata konsumen sesuai dengan yang diinginkan, mengubah tingkah laku dan pendapat konsumen. Tujuan promosi melalui media social  ini sama seperti promosi melalui media lain, hanya saja disini perbedaannya yaitu tidak memerlukan biaya yang banyak untuk promosi produk, karena berbagai macam situs yang tersedia dan mennyajikan layanan-layanan promosi. Dan biasanya barang/jasa yang ditawarkan melalui internet lebih murah harganya. Serta yang terjadi melaui media social target pasar luas, tidak hanya untuk satu daerah yang sama saja tetapi juga pasti akan menyebar ke berbagai daerah, kota, luar pulau, bahkan bisa sampai ke luar negeri. Permasalahan yang di hadapai melalui media social dari sisi konsumen yaitu konsumen tidak dapat mengecek langsung fisik barang yang diinginkan dan tidak dapat memeriksa apakah barang tersebut mulus atau cacat, pembayaran harus melalui transfer, penerimaan barang melalui pengiriman terkadang suka terlambat, tidak dapat melakukkan penawaran produk karena melalui media sosoal. Permasalahan dari sisi Produsen yaitu tidak dapat berkomunikasi secara langsung dengan konsumen, dan tidak dapat meyakinkan konsumen, konsumen membatalkan pembelian.

Sebaiknya perusahaan-perusahaan besar maupun kecil membuat keterangan yang mendetail terhadap produk yang akan dipasarkan melalui media social hal ini bertujuan untuk memudahkan konsumen dalam mengklasifikasikan produk yang akan mereka beli, tidak hanya detail produk saja tetapi harga juga bisa langsung dicantumkan. Begitu pula dengan ukuran yang disediakan oleh produk yang di jual, kemudian mencantumkan no rekening perusahaan/produsen yang menjual suatu produk agar konsumen yang tertarik dapat langsung melakukkan pembelian dan pembayaran melalui rekening yang tersedia, hal ini sebagai bentuk kesiapan perusahaan dalam promosi produknya melalui media social.


DAFTAR PUSTAKA